Biro Hukum Promosi dan Humas (BHPH) Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB), Jumat (15/4) di Auditorium Sumardi Sastrakusumah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) kampus IPB Darmaga Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan perwakilan unit kerja dan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan IPB.

Kepala BHPH IPB,  Ir. Yatri Indah Kusumastuti, M.Si menyampaikan pentingnya pembuatan LRB di lingkungan kampus IPB. Biopori merupakan bagian dari Green Movement. Hal ini sangat berkaitan dengan persiapan launching Green Movement pada tanggal 22 April 2016, yang bertepatan dengan Hari Bumi, ujarnya.

Yatri mengatakan, melalui pelatihan ini para peserta diharapkan dapat menerapkan dan  mendukung gerakan Green Movement dengan terjun langsung bersih-bersih, dapat membuat LRB untuk memperbaiki stuktur tanah, sekaligus dapat menanam pohon agar udara sekeliling tempat kerja menjadi bersih dan sehat.

Sementara, inovator LRB, Ir. Kamir Raziudin Brata, M.Sc menjelaskan, pelatihan pembuatan LRB ini sangat penting, terutama untuk mengetahui cara yang benar membuat LRB. Banyak terjadi kesalahan dalam membuat LRB, sehingga bukannya dapat menyuburkan tanah dan menyimpan kandungan air di dalam tanah, justru menimbulkan kecelakaan dikarenakan salah tempat membuat LRB, seperti di lapangan bola atau di halaman rumah, terangnya.

Ia menjelaskan, pembuatan LRB utamanya untuk perbaikan lingkungan. Biopori adalah membuat liang terowongan-terowongan kecil di dalam tanah yang dibentuk oleh akar tanaman dan fauna tanah. Ia menambahkan, dalam pembuatan LRB harus diperhatikan lubang silinder yang dibuat ke dalam tanah dengan diameter 10 cm, kedalaman sekitar 100 cm atau jangan melebihi kedalaman muka air tanah. Setelah jadi, lubang diisi dengan sampah organik. Fungsi dari LRB selain untuk menyerap air, juga menyaring air agar bersih, mengurai sampah organik, dan menjaga unsur hara pada tanah. Lubang-lubang resapan Biopori akan terisi udara, dan akan menjadi tempat berlalunya air. Pelatihan diakhiri dengan praktik pembuatan LRB. (Awl)