Hey Tayo kembali beraksi. Kali ini Hey Tayo melakukan aksinya saat pelaksanaan acara wisuda di Kampus IPB Dramaga, Bogor (13/3).

Ada dua titik spot Tayo yakni di koridor kiri lantai 2 Gedung Graha Widya Wisuda dan gladiator plaza rektorat. Spot penukaran sampah dengan souvenir ini pun ramai dikunjungi terutama oleh keluarga para wisudawan.

Program ini mengambil momen wisuda dengan tujuan untuk memberikan edukasi terhadap keluarga dan pendamping para wisudawan agar dapat memilah sampah dengan benar. Pada momen Wisuda dan Penyerahan Ijazah Tahap V Tahun Akademik 2018/2019 Program Pendidikan Sarjana, Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Magister dan Doktor di Lingkungan IPB ini, IPB menyerahkan ijazah kepada 800 orang lulusan, yang terdiri dari 531 orang lulusan progam Sarjana, 25 orang lulusan program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, 211 orang lulusan program magister, dan 33 lulusan program doktor.

Ketua panitia penyelenggara Hey Tayo, Dr. Danang menyatakan bahwa konsep menukar sampah dengan souvenir yang telah disiapkan dari hasil kerjasama Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL) dengan Agrianita Institut Pertanian Bogor (IPB) ini dapat mengedukasi tentang pemilahan sampah plastik dan mengurangi sampah di dalam kampus.
“Kegiatan Tayo mulai kita intensifkan. Yang rutin mingguan di departemen kemudian kita jadikan lebih besar cakupannya, menjadi bulanan di level IPB dan dilakukan setiap periode wisuda. Ditargetkan dalam tahun ini akan terus dilakukan gerakan Tayo ini setiap acara wisuda,” jelasnya. Dari hasil evaluasi, tercatat tidak kurang dari 250 orang dari kalangan warga IPB telah berpartisipasi dalam gerakan Tayo 202 sebelumnya.

Sekretaris Departemen ESL IPB, Dr. Meti Ekayani, S.Hut, M.Sc berharap bahwa kegiatan ini dapat mendukung Green Campus IPB dengan salah satu indikatornya yaitu mengelola sampah, mengurangi sampah plastik dari sisa-sisa konsumsi yang dibagikan dalam acara wisuda dan memberikan edukasi terhadap keluarga wisudawan untuk tidak meninggalkan sampah di dalam ruang wisuda.
“Dengan adanya program ini, nanti begitu keluar dari gedung wisuda, mereka mau membawa sampahnya dan memilah serta membuang sampah ke tempatnya. Sebagai bentuk apresiasi kita berikan souvenir dan harapannya ke depannya membudaya dan terbiasa membuang sampah pada tempatnya,“ imbuhnya.

Dr. Meti juga berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan tidak hanya dalam momen wisuda namun dijadikan sebagai budaya untuk setiap penggunaan ruang publik di IPB. Kegiatan ini mendapatkan dukungan yang sangat positif dari Direktorat Umum Sarana dan Prasarana (DUSP) dan Agrianita IPB. Agrianita IPB juga memberikan sejumlah souvenir yang menarik untuk setiap pengunjung yang menukarkan sampah plastik di stand Tayo di acara wisuda. (YDI/Zul)