Demi menyukseskan IPB Green Campus 2020, mahasiswa yang tergabung dalam aktivis lingkungan atau Forum Lingkungan IPB menginisisasi program Thematic Day, yang diantaranya adalah setiap hari Senin disarankan untuk selalu menggunakan ecobag dan tumbler. Kedua alat ini dimaksudkan sebagai sarana untuk membantu mahasiswa dan sivitas untuk tidak menggunakan kantong plastik dan air mineral kemasan.
 

Menteri Pertanian dan Lingkungan Hidup BEM KM IPB, Robbi Aulia Helmi menyampaikan sebenarnya tidak ada alasan khusus untuk Thematic Day ini. Penetapannya lebih didasarkan pada habits mahasiswa. Awalnya hari Senin itu hayu sepedahan, tapi dikarenakan pada hari Senin dimungkinkan banyak mahasiswa yang puasa sunnah, akhirnya kita ganti pada hari berikutnya, ungkapnya.
 
Dikatakan, ecobag-an setiap hari Senin merupakan bentuk pembiasaan untuk mahasiswa dan sivitas agar terbiasa dengan kantong-kantong yang ramah lingkungan dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang  lama. Dengan demikian, sampah di IPB bisa sangat berkurang. Kampanye ini kami lakukan juga melalui media sosial, newsletter, video, baliho, dan lain sebagainya, ujarnya.

Saat ini, jelas Robbi, mahasiswa yang mendukung gerakan Hayu Atuh sudah banyak. Begitu pula lembaga forum lingkungan yang menyatakan siap mengawal gerakan ini. “Kami meyakini jika indikator hayu ecobag-an sukses adalah saat semua sivitas secara sadar tidak lagi menggunakan kantong plastik dan lebih memilih menggunakan ecobag, tegasnya.

 
Untuk menstimulus gerakan Hayu Ecobag-an, IPB membagi ratusan ecobag dan tumbler secara gratis pada launching Green Movement 22 April bertepatan dengan Hari Bumi 2016. (dh)