Institut Pertanian Bogor (IPB) berusaha menyediakan dan mengelola kantin sehat, bersih dan aman (SBA), baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus. Penyediaan kantin yang berstandar baik di lingkungan kampus IPB menjadi penting, mengingat rata-rata karyawan dan mahasiswa berada di kampus sekitar delapan jam per hari. Saat ini, tercatat enam kantin fakultas, tujuh kantin penunjang dan lima corner (71 kios) yang berada dalam lingkungan kampus serta 123 kios pedagang  berada di luar kampus.

Dalam waktu dekat ini, IPB akan segera menerapkan Ecolabelling Canteen pada kantin-kantin yang beroperasi di lingkungan kampus. Penerapan label eco ini merupakan salah satu implementasi IPB Green Campus pada elemen Green Movement. Label eco ditetapkan pada kantin yang peduli terhadap lingkungan hidup yang menuntut setiap produk dagangannya harus telah didasarkan pada kelestarian sumber daya dan ekosistem dari lingkungan hidup.

Implementasi penerapan label eco dapat dilakukan dengan pemberian sertifikasi pada setiap kantin sesuai dengan gradasinya. Direktur Pengembangan Bisnis (Dit. BK) IPB, Dr. Ir. Yusli Wardiatno, M.Sc. mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini akan segera ditetapkan parameter untuk mengindikasikan gradasi setiap kantin. Dari pemikiran sederhananya nanti akan ada grad A, B, C, dan D. Minimal kantin yang memiliki grad B yang lolos beroperasi di IPB.

Penerapan ini rupanya sejalan dengan program Dit. BK IPB yang rutin melakukan pengawasan terhadap penerapan standar sarana prasarana, standar higiene dan sanitasi, pedoman penyelenggaraan, pengelolaan, pengawasan serta pembinaan kantin. Disamping itu, Dit. BK mempunyai tim Jaminan Mutu untuk memastikan produk dagangan kantin di IPB tidak tercampur dengan zat berbahaya, termasuk kebersihan dan sanitasinya. Tujuannya adalah agar kantin yang dikelola para mitra terjaga tetap sehat, bersih dan aman, sehingga kantin-kantin di IPB siap berlabel eco. (IM)