Kapolsek Dramaga, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Syaifuddin Gayo, SH, MM mengapresiasi implementasi Green Campus di IPB. Menurutnya, saat ini kesadaran mengenai Green Campus telah muncul dari mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan lainnya. Walaupun pada awalnya ada penolakan dan segala bentuk kontra lainnya, namun dengan kerja sama dan diskusi akhirnya timbul suatu pemahaman bahwa memang Green Campus itu diperlukan.
 

Menurut Kapolsek, adanya Green Campus terutama green transportation ini turut berpengaruh pada menurunnya kriminalitas di IPB. Sebelum diberlakukannya green transportation, siapa pun bebas memasuki kampus IPB.
 
Namun dengan kebijakan saat ini tamu yang datang jadi lebih terkontrol. Kalau ada tamu datang kita tanya terlebih dulu mau kemana? Kalau baik ya masuk, tetapi kalau mencurigakan dan berbahaya tentu dicegah, ungkapnya.
Mengenai masih banyaknya kendaraan bermotor yang berlalu lalang, Kapolsek Dramaga mengungkapkan bahwa hal ini wajar karena masih dalam proses penyesuaian. IPB ini termasuk tempat yang terbuka, jadi belum dapat sekaligus semuanya. Namun ia yakin pada suatu waktu nanti apa yang diinginkan dengan adanya green transportation ini pasti akan tercapai, meski  butuh waktu dan proses.
 
Dikatakan, dalam implementasi green transportation masih terdapat perbedaan persepsi penggunaan jalan utama di dalam kampus mengenai siapa yang lebih berhak. Jalan utama, terangnya, adalah jalan dimana semua kendaraan dapat memakainya, baik mobil, motor, maupun sepeda. Dulu kan belum ada jalan sepeda, sekarang perlahan sudah ada. Nah itu nanti perlahan akan ada jalan khusus untuk sepeda, jadi saat ini itu masih dalam rangka perbaikan tidak begitu nantinya, ujarnya.
 
Kapolsek juga berpendapat tentang rambu-rambu yang mengatur lalu lintas dalam kampus. Menurutnya, sampai saat ini rambu-rambu sudah memadai tapi belum cukup. Beberapa rambu dianggap masih perlu dilengkapi seperti beberapa rambu petunjuk. Selain itu ia juga menegaskan bahwa rambu kejut masih diperlukan keberadaannya di IPB agar tidak ada kendaraan yang mengebut dan membahayakan.
 
Green transportation pasti akan lebih baik lagi nantinya, sehingga penilaian pun tidak serta merta dapat diberikan saat ini. Semuanya butuh proses. Maju terus dengan semangat untuk mencapai Grenn Campus ini, pungkasnya. (RF)