Global Warming atau pemanasan global merupakan fenomena yang kini telah menjadi masalah dan perhatian masyarakat dunia. Berbagai kegiatan mulai digencarkan dalam rangka memerangi Global Warming. Seperti yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Indonesia Green Action Forum (IGAF) Local Committee Institut Pertanian Bogor (LC IPB).  Bekerja sama dengan Earth Hour Bogor, IGAF menggelar kegiatan Road to Switch Off Earth Hour 2019 (29/03) yang bertempat di Plaza Soekarno Fakultas Pertanian IPB. Earth Hour Bogor merupakan sebuah komunitas peduli lingkungan yang berdomisili di Bogor dan berada di bawah naungan World Wide Fund for Nature (WWF).
Kegiatan Switch Off merupakan sebuah kegiatan penghematan energi dengan melakukan pemadaman listrik selama beberapa saat. Kegiatan ini juga diadakan dalam rangka memeringati Earth Hour yang jatuh pada tanggal 30 Maret. Switch Off merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari IPB Sustainable Enviromental Week (ISEW), sebuah rangkaian acara yang diinisiasi oleh UKM IGAF LC IPB untuk memeringati hari-hari lingkungan di bulan Maret.

    Dalam sambutannya, Sophia Anjani selaku Ketua ISEW menuturkan bahwa acara Switch Off diadakan rutin setiap tahun. “Tahun ini ada yang berbeda, ada kerja sama dengan asrama Program Persiapan Kompetensi Umum (PPKU) dengan melakukan pemadaman listrik dari pukul 20.30 hingga 21.00,” ujar mahasiswa IPB angkatan 53 ini.

Agenda puncak acara Switch Off adalah melakukan pemadaman lampu yang dilakukan serempak dari koridor Faperta IPB ke asrama PPKU IPB pada pukul 20.30 sampai pukul 21.00. Peserta kegiatan diajak untuk mengelilingi kampus IPB dengan rute yang sudah diatur dan membawa obor serta mengajak civitas IPB yang beraktivitas di sekitarnya untuk menghemat energi.

    “Switch Off merupakan sebuah kegiatan simbolis untuk penghematan energi di dunia. Bogor sendiri merupakan salah satu dari 30 kota di Indonesia yang ikut serta dalam gerakan ini,” tutur Hendra salah satu anggota komunitas Earth Hour Bogor dalam penyampaian materi.

    Hendra menambahkan bahwa kegiatan Switch Off merupakan gerakan yang berangkat dari keresahan masyarakat Australia atau Sidney tepatnya, atas perubahan iklim yang terjadi di dunia. Atas keresahan ini, mereka membuat gerakan penghematan energi yang sederhana dan mudah dilaksanakan, yaitu pemadaman lampu. Kegiatan Switch Off selalu dilaksanakan pada minggu terakhir di bulan Maret. Waktu tersebut dipilih karena pada saat itu diperkirakan suhu bumi tengah dalam tahap normal, sehingga merupakan waktu yang tepat untuk melakukan penghematan energi.

    “Kegiatan ini dalam rangka membantu menyampaikan ke warga-warga IPB dan Bogor tentunya bahwa perubahan iklim bukanlah isapan jempol. Selain itu, kegiatan penghematan energi diharapkan tidak hanya dilakukan pada waktu Earth Hour saja, namun juga di hari-hari selanjutnya,”ujar Hendra.

    Lembaga lain yang turut bekerja sama dan memeriahkan kegiatan Switch Off ialah Forum Seni Mahasiswa (Fosmi) IPB, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB, WWF, Gentra Kaheman, Stand Up Comedy IPB, serta Asrama PPKU.(RM/Zul)