Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki komitmen tinggi untuk mewujudkan dirinya sebagai kampus ramah lingkungan. Hal tersebut terbukti dengan berhasilnya IPB meraih peringkat II sebagai kampus terhijau di Indonesia dalam Green Metrics yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia (UI) beberapa waktu lalu. Dalam kampus IPB memang terdapat banyak ruang hijau, salah satunya adalah Arboretum Lanskap IPB.

Letak Arboretum Lanskap yang dikelilingi oleh jalan raya memiliki peran yang sangat tinggi sebagai penyerap polusi udara. Keberadaannya sebagai greenbelt atau sabuk hijau antara kawasan luar kampus yang padat pemukiman dan jalur transportasi yang sibuk dengan kawasan dalam kampus ini didukung oleh tingkat keragaman vegetasi yang tinggi dan keadaan tapak yang masih alami. Kenyamanan yang diciptakan oleh adanya Arboretum Lanskap ini tidak hanya memberikan efek positif bagi lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan produktivitas sivitas akademik IPB.
 
Salah satu mahasiswa Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian IPB, Cahaya Dhuha, mengaku menjadikan Arboretum Lanskap sebagai lokasi praktikum. Selain itu, Arboretum Lanskap sering dijadikan sebagai lokasi kegiatan atau event tertentu yang memerlukan area outdoor. Dalam kegiatan internal organisasi pun, area ini juga dijadikan sebagai tempat berkumpul sesama anggota yang biasanya sering diadakan di awal atau akhir kepengurusan.

Cahaya mengatakan, perlunya redesign dan penataan ulang ruang pada tapak dapat meningkatkan keindahan pada tapak, sehingga Arboretum Lanskap tidak hanya nyaman bagi para penggunanya tetapi juga memudahkan dalam perawatannya. Arboretum juga sebagai habitat satwa liar, karena keanekaragaman jenis tanaman sehingga dapat menjaga biodiversitas fauna dan flora, juga dapat memberikan supply oksigen dan resapan air. (Dh)