Ada sebuah semboyan yang sudah tidak asing bagi para pecinta lingkungan, bahwa menjaga kelestarian alam harus dilakukan dari diri sendiri, dari sekarang dan dari lingkungan sekitar. Perkumpulan Mahasiswa Pecinta Alam (Lawalata) Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan kesadarannya dalam menjaga kelestarian lingkungan mencoba terjun langsung dan berusaha menjadi motor penggerak bagi siapa pun yang sadar akan pentingnya kelestarian alam. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Lawalata IPB dalam menjaga kelestarian lingkungan adalah kegiatan Save Our Situ.
 

 
Menurut Ketua Lawalata IPB, Kasrizal, di tahun 2016 ini kegiatan Save Our Situ merupakan yang ke-11 dilakukan oleh Lawalata. Save Our Situ berupa kegiatan aksi bersih sebagai inti acaranya. Aksi bersih yang dilakukan yaitu pengangkutan sampah-sampah organik, anorganik, dan bersih-bersih kiambang.
 
Kasrizal mengatakan, Lawalata memandang Danau LSI atau yang biasa dikenal dengan Situ Leutik merupakan satu-satunya ekosistem perairan menggenang yang ada di Kampus IPB Darmaga Bogor. Danau ini memiliki luas 1,1 hektar yang terdiri dari dua badan situ, yaitu Situ LSI dan Situ Perikanan. Kedua situ ini tersekat oleh gedung LSI.
Kampus IPB Darmaga dikelilingi oleh tiga sungai, yaitu Sungai Cisadane, Sungai Cihideung dan Sungai Ciapus. Kondisi permukaan tanahnya dipengaruhi oleh bukit yang bergelombang berkisar pada ketinggian 145-204 mdpl. Dengan kondisi tersebut, kampus IPB memiliki potensi biodiversitas yang tinggi dilihat dari aneka satwa yang hidup baik di badan danau dan di sekitar danau.
 
Dikatakan, keberadaan Danau LSI IPB memiliki tiga nilai penting yang harus dipertahankan, yaitu nilai ekologi, nilai sosial dan nilai keilmuan. Dari sisi ekologi, danau IPB berfungsi sebagai habitat berbagai jenis satwa seperti burung kowak malam kelabu (Nycticoraxnycticorax), kareo padi (Amauromis phoenicurus), bambangan merah (Lxobrychus cinnamomeus), burung gereja erasia (Passer montanus) dan pipit bondol (Lonchura Sp.). Selain burung, juga terdapat ikan, ular, katak, biawak (Varanussalvator), mamalia dan berbagai satwa lainnya yang singgah atau tinggal di danau dan sekitarnya.
 
Sebagai fungsi ekologi, berbagai jenis hewan dan tumbuhan sangat bergantung terhadap kelestarian habitat Danau LSI. Danau ini berperan sebagai habitat bagi hewan-hewan untuk mencari makan (feeding ground), lokasi peremajaan (nursery ground), dan lokasi memijah (spawning ground). Danau LSI pun berfungsi sebagai sarana pendidikan dan penelitian bagi mahasiswa untuk mempraktikkan teori yang didapat di kuliah.(Awl)