Konsep Green Transportation (GT) merupakan konsep yang digunakan agar transportasi dapat lebih ramah lingkungan, rendah emisi dan tidak memiliki dampak negatif yang signifikan pada lingkungan sekitarnya. Penerapan kebijakan GT di IPB diharapkan akan mendorong sivitas akademika untuk beralih moda transportasi ke penggunaan bus, penggunaan sepeda atau berjalan kaki dalam beraktivitas di lingkungan kampus, yang harapannya akan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi dan mengurangi emisi karbon di lingkungan kampus IPB.

Untuk mendukung kebijakan GT, IPB telah melakukan beberapa penataan transportasi, seperti mendorong penggunaan sepeda, penambahan jumlah sepeda dan shelter sepeda, pengembangan pedestrian, pengembangan transportasi massal, penataan parkir kendaraan pribadi, membebaskan ruas tertentu dari motor dan mobil serta kampanye green campus sebagai budaya sivitas akademika IPB.

Menyikapi kebijakan GT ini, salah satu mahasiswa IPB yang juga mahasiswa berprestasi Fakultas Kehutanan (Fahutan) 2015 dan finalis IPB Green Ambassador 2014, Suli Hendra, mengungkapkan pendapatnya. Menurutnya, implementasi GT memang seharusnya dilakukan karena dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan terutama di lingkungan kampus.

Suli pun mengungkapkan, implementasi GT di IPB setidaknya memberi empat manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh mahasiswa yang ia sebut dengan istilah Manfaat 4K yaitu kebugaran, kesadaran, kebersamaan, dan kekompakan.

Kebugaran. Dengan adanya GT ini mahasiswa IPB diajak untuk menggunakan sepeda atau gerakan jalan kaki, sehingga pasti akan berpengaruh terhadap kondisi fisik yang menjadi lebih sehat. Namun menurutnya akan lebih baik lagi apabila seluruh sivitas IPB juga menerapkan ini, jadi tidak hanya mahasiswa yang sehat, para pimpinan dan sivitas IPB yang lain pun pun pasti akan sehat juga.

Kesadaran. Dengan adanya GT ini mahasiswa diajak untuk sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Menurutnya, memang selayaknya sebagai manusia untuk merawat bumi ini, walau dalam bentuk kecil seperti mengurangi emisi gas. Artinya pula kita telah berkontribusi untuk menyelamatkan bumi.

Kebersamaan. Kemajuan teknologi saat ini membuat komunikasi tatap muka antar manusia menjadi berkurang. Dengan kebijakan GT ini untuk menuju tempat perkuliahan salah satunya dengan menggunakan bus bersama teman. Dalam bus inilah akan memberi kesempatan untuk saling berbicara dan bercerita yang menambah keakraban dengan teman.

Kekompakan. Kebijakan GT ini mengajarkan mahasiswa untuk sama rasa. Merasakan bagaimana rekan mahasiswa lain yang belum memiliki kendaraan pibadi dan tentunya diharapkan akan menumbuhkan rasa empati pada sesama.

Suli mengungkapkan, terlepas dari ini semua mahasiswa harus menyadari implementasi GT tidak akan berjalan dengan baik apabila mahasiswa tidak dapat menyadari pentingnya GT ini. Sebagai mahasiswa IPB tentunya ia berharap GT ini memberi dampak yang baik bagi mahasiswa IPB, apalagi sebagai finalis Green Ambassador ia telah memahami mengenai pentingnya hidup selaras dengan alam. Ia pun mengajak mahasiswa untuk tetap optimis, kritis dan mengawal jalannya GT ini agar dapat berjalan dengan baik dan sukses. (rf)