Penanggung jawab Implementasi Green Campus 2020, Aceng Hidayat menuturkan, tujuan adanya Green Campus ialah menghadirkan keberlanjutan dan gaya hidup sehat di kampus. Indikator tercapainya Green Campus diantaranya berkurangnya emisi, efisiensi energi, zero waste, hemat dan konservasi air, kelestarian biodiversitas dan terciptanya budaya hidup sehat.

Aceng juga mengurai, dalam pemeringkatan kampus hijau versi UI Green Metrics contohnya, faktor penilaian antara lain berupa indikator-indikator ketaatan dan regulasi lingkungan, manajemen sumber daya air, efisiensi energi dan perubahan iklim, manajemen limbah, transportasi, biodiversitas dan infrastruktur.

Terkait pengelolaah sampah,  Aceng menegaskan, saat ini IPB telah melakukan proses pengolahan sampah secara alami. Salah satunya, sampah dimasukkan dalam lubang resapan biopori.

“Sampah-sampah dapat menghasilkan sesuatu yang lebih bermanfaat. Tantangan terbesar dalam menjalankan Green Campus adalah perubahan perilaku. Sampah menjadi tanggung jawab kita bersama,”  ucap  Aceng.

Wakil Presiden Mahasiswa IPB, Maliki Febriantono mengatakan, mahasiswa siap menjadi agen perubahan dan mengawal pengelolaan sampah 3R (Reuse, Reduce, Recycle) di lingkungan kampus. 

Mahasiswa diharapkan dapat menjadi contoh, mengajak, dan berkomitmen untuk memilah dan mengurangi sampah yang sangat besar. “Langkah-langkah kecil dapat memberikan perubahan yang signifikan di kampus,“ kata Maliki.