Category

Caring for Environment

Caring for Environment adalah upaya segenap sivitas akademika IPB untuk menjaga lingkungan kampus agar tetap bersih dan sehat, diantaranya dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak merokok di dalam ruangan, mencegah genangan air dengan membuat lubang resapan Biopori, dan sebagainya.

Caring for Environment, Green Movement, Green People

Setara, Senyum Raya and Kader Lingkungan IPB University Discussess Productive Yard

Sekolah Pertanian Relawan Desa (Setara) collaborates with Senyum Raya and Kader Lingkungan IPB University to hold a webinar with the theme “Pekarangan Pangan Lestari: Seberapa Pentingkah?” held on the 30th of June. Pekarangan Pangan Lestari is an activity to utilize yards, creating an eco-friendly space to fulfill the nutritional needs of the household. Other than that, Pekarangan Pangan Lestari can also be used to diversify local food resources, preservation of food plants for the future and increased income for the benefit of the whole.

Prof Dr hadi Susilo Arifin, a professor of IPB University and also Head of Landscape Manage Division of the Landscape Architecture Department, Faculty of Agriculture became a speaker in the event. He thinks that productive yards are ones that can produce flowers, fruits and vegetables, able to absorb carbon to reduce air pollution, protect soil structure and water, conserve various amounts of flora and fauna, increase aesthetic value of the environment and supporting a healthy space for all the living creatures in and around it.

“in eco-friendly yard utilization that can also fulfill food needs, a good management strategy is needed. Yards or small scale farmland is optimized for subsistence farming. Yards in aggregated lands on a village can use the zoning approach. Yards that are managed for production can be used commercially (cash crops) or sustainable management through cooperative seed nursery.

For that reason, it is important to have socializations to produce competent human resources to further develop agriculture infrastructure. Ones that are able to create a sturdy agriculture business that is more profitable, more prosperous and creates a healthier environment,” he explains.

“This activity is very good because it gives new knowledge on how to manage yards better to optimize self-sustenance. I hope that after this webinar, the knowledge that we have received can be applied on our own lives,” said Theresia Sekar Hamukti, the principal of Setara School. (IAAS/RCD)

 

Original article: 

https://ipb.ac.id/news/index/2020/07/setara-senyum-raya-dan-kader-lingkungan-ipb-university-bahas-pekarangan-produktif/80306b9b8fdb1e14e56b43df04b6d557

Caring for Environment, Green Movement, Green People, Green Space

Rektor IPB Apresiasi Inovasi Tim IPB Green Campus dan Danone

Prof. Dr. Arif Satria, selaku Rektor IPB University mengapresiasi inovasi pada program keberlanjutan di area Kampus IPB. “Kolaborasi Danone SN dan institusi kami  dalam mengembangkan Taman Kehati di sekitar kampus IPB sangat kami dukung karena sejalan dengan program tridarma perguruan tinggi dan membantu mewujudkan program Green Campus 2020. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan padat karya sangat membantu mereka yang terimbas pandemi COVID-19”.

Program kolaborasi  pengembangan Taman Kehati merupakan salah satu perwujudan inisiatif Green Campus 2020 yang merupakan komitmen tinggi IPB University dalam membangun budaya peningkatan efisiensi energi dan konservasi sumberdaya hayati. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kualitas lingkungan untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan lingkungan belajar yang kondusif secara berkelanjutan.

Kerjasama Danone SN Indonesia, IPB University, dan mitra Jauhar melalui Program Taman Kehati yang di mulai bulan April 2020 fokus kepada kegiatan pelestarian dan pengayaan keanekaragaman hayati pada lahan terbuka hijau seluas 8,65 Ha di Kampus IPB University Dramaga. Taman Kehati akan ditanami berbagai jenis tumbuhan, difungsikan sebagai laboratorium tanaman lokal dan langka, sentra penelitian biodiversitas oleh civitas akademik IPB,dan masyarakat luas di sekitar kampus.

Bapak Apen sebagai salah satu warga sekitar kampus yang mengikuti program padat karya ini mengungkapkan, “Kegiatan ini sangat membantu untuk menghidupi keluarga saya saat masa pandemi. Sebelumnya, saya adalah tukang ojek di sekitar kampus. Saya kehilangan mata pencaharian karena kampus IPB ditutup dan mahasiswa tidak berkegiatan lagi di area kampus.”

Selain memberikan bantuan kepada penerima manfaat, kegiatan pelestarian keanekaragaman hayati ini juga akan memanfaatkan danau yang ada untuk mendukung penyediaan akses air bersih dengan debit 15 liter/detik yang dapat dimanfaatkan bagi 7.500 anggota civitas akademika IPB.  Rencananya air limpasan dari danau akan dialirkan ke instalasi water treatment secara gravitasi sehingga akan menghemat energi listrik dan biaya penjernihan air di masa yang akan datang.

Selama pandemi COVID-19, Danone  SN Indonesia telah bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah dan sosial untuk menyediakan 33.000 paket makanan siap santap kepada tenaga medis dan menyalurkan lebih dari 48.000 donasi produk susu pertumbuhan dan ibu hamil dan menyusui kepada keluarga dan komunitas yang membutuhkan. Selain Taman Kehati, dukungan lain yang diberikan Danone SN Indonesia melalui IPB University adalah total lebih dari 500 kemasan produk nutrisi yang terdiri dari susu Bebelac Gold untuk anak berusia di atas 1 tahun, susu SGM Bunda untuk ibu hamil, serta minuman Mizone bagi masyarakat kurang mampu di sekitar kampus.

Caring for Environment, Green Movement, Green People

Danone dukung Green Campus IPB saat PSBB

Pemberlakuan  protokol kesehatan seperti PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di sejumlah daerah merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 di Indonesia. Penerapan aturan ini di lingkungan kampus, termasuk Kampus IPB, memberikan dampak pada berkurangnya aktivitas perekonomian masyarakat di sekitar kampus. Kondisi tersebut mendorong Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melaksanakan salah satu program inisiatif keberlanjutannya Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) yang berlokasi di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat.

Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia menjelaskan, “Di tengah situasi ini, kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam penanggulangan dampak pandemi di Indonesia. Melalui Program Padat Karya di Taman Kehati, kami melakukan pemberdayaan mahasiswa dan masyarakat yang fokus kepada pembangunan infrastruktur dan kegiatan perawatan yang mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Selain menyerap tenaga kerja dan memberikan manfaat langsung berupa pemasukan yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, Taman Kehati juga bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati dan mendukung pengadaan air bersih untuk warga kampus.”

Program padat karya di Taman Kehati IPB yang telah berlangsung sejak 5-22 Mei 2020 secara aktif melibatkan 4 (empat) mahasiswa dan alumni yang tidak bisa kembali ke kampung halaman  serta 5 (lima) warga sekitar yang kehilangan pendapatan karena minimnya aktivitas ekonomi. Seluruh pihak yang terlibat melakukan inventarisasi pohon, pembersihan area, hingga perencanaan penyusunan grand design. Program ini menggunakan pendekatan cash for work sehingga pihak yang terlibat dapat langsung menerima manfaat melalui uang tunai.

<-- jasa pembuatan website -->