Pakuan Regency merupakan salah satu perumahan di Kota Bogor yang letaknya di dekat Kampus IPB Dramaga. Pakuan Regency dibangun sejak tahun 2008. Perumahan ini terdiri dari enam cluster yang setiap clusternya terdiri dari lebih dari 100 rumah. Sehingga dapat dibayangkan berapa banyak sampah yang dihasilkan dari warga di perumahan ini.

Mengingat pentingnya pengelolaan sampah di wilayah perumahan tersebut, Dr A Faroby Falatehan, dosen IPB University dari Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL) Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) terpikir pentingnya membangun bank sampah sebagai salah satu cara untuk membantu pemerintah dalam menangani pengelolaan dan pengolahan sampah, khususnya di kawasan tersebut. Selain itu dengan adanya bank sampah, maka hal ini dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya lingkungan yang sehat, rapi, dan bersih. 

Dibingkai dalam kegiatan Dosen Mengabdi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), IPB University, Dr Faroby menginisiasi bank sampah berbasis remaja di Perumahan Pakuan Regency Bogor. Launching bank sampah yang dinamakan Banks Sampah Pakuan Regency atau disebut dengan Bank BSPR telah dilakukan pertengahan September lalu.

Direktur BSPR yang ditunjuk adalah Zakky Muhammad Noor, mahasiswa IPB University yang juga Ketua Himpunan Profesi Mahasiswa Departemen ESL periode 2018/2019.  Menurut Dr Faroby, BSPR ini bisa dikatakan unik atau langka, karena dimotori oleh para remaja, dimana biasanya bank sampah lebih banyak didominasi oleh ibu-ibu. Tetapi dalam melakukan aktivitasnya, Bank BSPR ini pun turut bekerjasama dengan ibu-ibu di lingkungan perumahan tersebut.   (**/Zul)

 

Original article:

https://ipb.ac.id/news/index/2020/09/dosen-mengabdi-ipb-university-gerakkan-remaja-kelola-bank-sampah/a0576fd8a184ecb4bbe1d56554d1883a