Tag

IPB University

Green Energy, Green Movement, Green People

Kelembagaan Menjadi Kunci Keberhasilan Green Campus

Pada Forum National Sustainability Leaders Meeting 2020 bertema Menciptakan Sustainability Leaders dalam Transformasi Kampus Berkelanjutan secara online Prof Kitikorn Charmondusit, Ph.D dari Universitas Mahidol, Thailand menjadi pembicara kunci untuk mengurai pengalamannya membentuk kelembagaan kantor berkelanjutan dan kampus hijau di Universitas Mahidol.

Berdasarkan pengalamannya, pemimpin perguruan tinggi harus dapat memberi contoh dalam berperilaku yang ramah lingkungan. Setelah itu, untuk mewujudkan kampus hijau, selain melibatkan semua unsur warga kampus, tentunya harus ada dukungan dana.

Turut hadir juga sebagai pembicara di hari pertama diantaranya Wakil Ketua UIGM, Junaidi, MA, Koordinator UIGM untuk Indonesia sekaligus Wakil Rektor Universitas Diponegoro, Prof Dr Ambariyanto, Kepala Lembaga Pengembangan Institut IPB University, Dr Ernan Rustiadi; Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof Mukri dan sebagai moderator Dr Aceng Hidayat, Sekretaris Institut (SI) IPB University yang juga Ketua Tim Implementasi Green Campus IPB University.

Di hari kedua, peserta memberikan pemaparan hasil workshop sustainability leader oleh tiga kelompok. Dari pemaparan tersebut disimpulkan bahwa meskipun pengelolaan sustainability dan kelembagaan di perguruan tinggi berbeda-beda, semua peserta sepakat tentang pentingnya unit maupun kantor yang bertugas untuk mengkoordinasikan dan menyusun strategi, kebijakan serta program keberlanjutan yang melibatkan semua pemangku kepentingan di perguruan tinggi.

Sementara itu, di akhir sesi, Dr Aceng memberikan kesimpulan bahwa sustainability merupakan hal yang penting bagi setiap perguruan tinggi sebagai wadah untuk mewujudkan konsep kampus ramah lingkungan, yang jadi bagian dari pembangunan berkelanjutan.

“Rujukannya bisa dari pilar SDGs secara internasional dan nasionalnya bisa merujuk ke UI GreenMetric. Kelembagaan ini diperlukan baik organisasi maupun aturan mainnya sehingga memiliki arah dan kepastian yang sama. Adanya UI GreenMetric diharapkan bukan untuk persaingan, melainkan untuk saling belajar dan berusaha mewujudkan kampus yang berkelanjutan,” tutupnya.

Green Movement, Green People

IPB University menjadi Tuan Rumah Forum National Sustainability Leaders Meeting 2020


IPB University
menjadi tuan rumah Forum National Sustainability Leaders Meeting 2020 bertema Menciptakan Sustainability Leaders dalam Transformasi Kampus Berkelanjutan secara online, Rabu-Kamis (17-18/6). Forum tersebut diikuti lebih dari 400 peserta dari berbagai perguruan tinggi (PT) di Indonesia. Sedikitnya ada 137 Perguruan Tinggi (PT) yang terdiri dari 53 PT anggota UI GreenMetric dan 84 PT belum anggota UI GreenMetric.

Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria menyampaikan bahwa momentum pandemi COVID-19 patut dimanfaatkan oleh kampus untuk membentuk kelembagaan dan kepemimpinan kampus yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi, ia yakin sustainability bisa terwujud di setiap perguruan tinggi. Di kampus IPB University sendiri, kelembagaan green campus sudah terbentuk sejak sepuluh tahun lalu.

Sementara itu, Ketua UI GreenMetric (UIGM) Prof Dr Riri Fitri Sari berharap lebih banyak perguruan tinggi yang ikut serta di UI GreenMetric. Dia menjelaskan bahwa membangun jaringan untuk mewujudkan kampus hijau berkelanjutan sangat penting, terutama untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang ke 17 yaitu, Partnership for The Goal.

“Kita semua dapat bekerjasama, berbagi pengalaman, dan saling menyemangati. Semoga perguruan tinggi di Indonesia dapat lebih baik lagi dengan kampus yang didukung oleh kelembagaan pengelolaan operasi dan infrastruktur yang modern,” ungkap Prof Riri.

Caring for Environment, Green Movement, Green People, Green Space

Rektor IPB Apresiasi Inovasi Tim IPB Green Campus dan Danone

Prof. Dr. Arif Satria, selaku Rektor IPB University mengapresiasi inovasi pada program keberlanjutan di area Kampus IPB. “Kolaborasi Danone SN dan institusi kami  dalam mengembangkan Taman Kehati di sekitar kampus IPB sangat kami dukung karena sejalan dengan program tridarma perguruan tinggi dan membantu mewujudkan program Green Campus 2020. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan padat karya sangat membantu mereka yang terimbas pandemi COVID-19”.

Program kolaborasi  pengembangan Taman Kehati merupakan salah satu perwujudan inisiatif Green Campus 2020 yang merupakan komitmen tinggi IPB University dalam membangun budaya peningkatan efisiensi energi dan konservasi sumberdaya hayati. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kualitas lingkungan untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan lingkungan belajar yang kondusif secara berkelanjutan.

Kerjasama Danone SN Indonesia, IPB University, dan mitra Jauhar melalui Program Taman Kehati yang di mulai bulan April 2020 fokus kepada kegiatan pelestarian dan pengayaan keanekaragaman hayati pada lahan terbuka hijau seluas 8,65 Ha di Kampus IPB University Dramaga. Taman Kehati akan ditanami berbagai jenis tumbuhan, difungsikan sebagai laboratorium tanaman lokal dan langka, sentra penelitian biodiversitas oleh civitas akademik IPB,dan masyarakat luas di sekitar kampus.

Bapak Apen sebagai salah satu warga sekitar kampus yang mengikuti program padat karya ini mengungkapkan, “Kegiatan ini sangat membantu untuk menghidupi keluarga saya saat masa pandemi. Sebelumnya, saya adalah tukang ojek di sekitar kampus. Saya kehilangan mata pencaharian karena kampus IPB ditutup dan mahasiswa tidak berkegiatan lagi di area kampus.”

Selain memberikan bantuan kepada penerima manfaat, kegiatan pelestarian keanekaragaman hayati ini juga akan memanfaatkan danau yang ada untuk mendukung penyediaan akses air bersih dengan debit 15 liter/detik yang dapat dimanfaatkan bagi 7.500 anggota civitas akademika IPB.  Rencananya air limpasan dari danau akan dialirkan ke instalasi water treatment secara gravitasi sehingga akan menghemat energi listrik dan biaya penjernihan air di masa yang akan datang.

Selama pandemi COVID-19, Danone  SN Indonesia telah bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah dan sosial untuk menyediakan 33.000 paket makanan siap santap kepada tenaga medis dan menyalurkan lebih dari 48.000 donasi produk susu pertumbuhan dan ibu hamil dan menyusui kepada keluarga dan komunitas yang membutuhkan. Selain Taman Kehati, dukungan lain yang diberikan Danone SN Indonesia melalui IPB University adalah total lebih dari 500 kemasan produk nutrisi yang terdiri dari susu Bebelac Gold untuk anak berusia di atas 1 tahun, susu SGM Bunda untuk ibu hamil, serta minuman Mizone bagi masyarakat kurang mampu di sekitar kampus.

<-- jasa pembuatan website -->